OJEK

OMPRENGAN JASA EKONOMI ( OJEK )

ojek

*contoh kartu ojek

Omprengan Jasa Ekonomi atau lebih di kenal dengan singkatannya Ojek yang beroperasi di Nabire ada kurang lebih sekitar 5000 ojek yang tersebar di daerah kota serta daerah pelosok dalam wilayah Kabupaten Nabire Papua.

Ada 2 macam ojek yang beroperasi di Nabire iaitu ojek helm kuning ( Jayakarya) serta helm biru. Ojek di daerah nabire tidak selalu mangkal seperti lazimnya di daerah-daerah kota besar yang notabene hanya mangkal pada pangkalan ojek di sudut-sudut terminal atau kota, namun di nabire ojek kadang kala mangkal, juga banyak dari mereka yang tidak punya pangkalan alias sering berkeliling kota  sambil mencari penumpang. Untuk tarif ojek di nabire relatif bisa di bilang Rp.4000/ km untuk tahun 2009 (nego).

Sedangkan untuk mendaftarkan diri menjadi anggota ojek beroperasi di Nabire di wajibkan untuk mendaftar di kenakan biaya registrasi 250.000 (*th 2009)  kemudian di data serta di berikan kartu anggota yang wajib di miliki oleh para pengemudi ojek di wilayah Nabire untuk menangkal masalah masalah yang di timbulkan dalam sewaktu beroperasi di jalanan seperti kecelakaan yang mengakibatkan luka berat atau ringan untuk di berikan bantuan bagi mereka yang telah mengikuti program asuransi keselamatan dan mempunyai kartu anggota ojek.

Untuk bagi mereka peng-ojek di daerah pedalaman untuk tarif /km nya lumayan mahal bisa mecapai 10.000 / km, itu di karenakan harga bensin di daerah pedalaman juga mahal serta jalan-jalan yang masih terjal serta licin, di samping suhu udara yang sangat dingin.

Menurut pengakuan dari beberapa pengemudi ojek dikawasan kota Nabire kepada admin nabire.wordpress.com mereka mempunyai penghasilan rata-rata Rp. 50.000 s/d Rp. 100.000 /hr.  Bagi sebagian dari mereka ada yang mempunyai motor sendiri ada juga motor dari hasil menyewa. Sewa sepeda motor untuk mengojek 30.000 /hr untuk sepeda motor yang masih tergolong baru, atau Rp. 25.000 /hr untuk motor lama. Menurut pengamatan Admin nabire.wordpress[dot]com motor yang tergolong lama untuk sarana mengojek adalah motor shogun R. Adapun sepeda motor yang di pergunakan untuk ojek di daerah perkotaan ialah motor-motor jenis bebek 4 tak dan 2 tak. Namun bagi daerah daerah pedalaman motor  yang di gunakan untuk sarana ojek ialah motor motor jenis RX King atau bebek 2 tak, itu di karenakan daerah pedalaman masih sarat dengan jalan jalan terjal dan tanjakan.

Tempat alternatif pangkalan ojek di pasar Oyehe Nabire

Tempat alternatif pangkalan ojek di pasar Oyehe Nabire

Tempat mangkal para ojek di nabire lokasi depan bandara Nabire

Tempat mangkal para ojek di nabire lokasi depan bandara Nabire

Suka dan duka Tukang ojek :

  • Dapat penumpang mabuk.
  • Penumpang lari, ojek tidak di bayar.
  • Di palak, atau di kompas / di todong.
  • Di bayar dengan tidak sesuai tarip.

Kalau ada suka duka nya tukang ojek , pasti ada juga suka duka bagi penumpang ojek dong…? Pasti..!!

Suka duka penumpang ojek :

  • Dapat ojek suka ngebut, ugal-ugalan di jalan raya.
  • Tarip ojek yang di tinggikan tidak sesuai dengan tarif rata-rata.
  • Dapat tukang ojek yang jarang mandi alias bau..
  • Dapat tukang ojek yang baru saja menjadi tukang ojek, otomatis kita musti cerewet ngasih tau arah mana yang musti di tempuh, kemudian setelah sampai di tujuan pasang tarip tinggi.

yah begitulah kira-kira setelah kami mengorek berita dari beberapa tukang ojek di Nabire.

Iklan
Ditulis dalam GALERY. 2 Comments »

2 Tanggapan to “OJEK”

  1. munaris Says:

    dulu sa pernah jadi tukang ojek di nabire… hehehehe


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: